Menjadi seorang penulis adalah impianku sejak lama. Namun saat masih tinggal di kampung halaman, memang tidak begitu banyak wadah yang bisa menjadi tempat untuk aku belajar mengembangkan ide-ide tulisan yang setiap saat berseliweran di kepala.

Aku hanya bisa belajar secara otodidak dengan mencari bahan bacaan apa saja, tanpa aku tahu tata kepenulisan yang sebenarnya.

Seiring berjalannya waktu, impian menjadi penulis tidak padam begitu saja, malah semakin menguat ketika kutemukan banyak komunitas yang secara terbuka dan dengan ikhlas membagi ilmu mereka.

Salah satu komunitas yang aku ikuti adalah Klub Blogger dan Buku atau disingkat dengan KUBBU. Komunitas ini dibawah naungan bendera Backpacker Jakarta salah satu komunitas Backpacker terbesar di Indonesia.

KUBBU terbilang sangat aktif mengadakan berbagai program-program kepenulisan dan pelatihan Blog bagi pemula.

Meski saat ini semua pergerakan kita dibatasi dengan adanya pandemi Covid-19, namun KUBBU tidak kehabisan akal untuk tetap eksis serta agar para anggotanya juga tetap produktif untuk menulis.

Salah satu program yang dirilis KUBBU adalah Program Online di Bulan Oktober 2020. Program ini diberi judul 30 Hari Menulis Cerita dengan hashtag #KUBBU30HMC

Di sini setiap peserta diminta menulis sesuai tema yang sudah ditentukan, selama 30 hari di Bulan Oktober. Boleh menulis dengan jenis tulisan apa saja dengan ketentuan minimal tulisan harus berjumlah 250 kata.

Yang menarik adalah, di beberapa tema admin menyiapkan reward bagi tulisan terbaik.

Sebagai salah satu peserta dari program 30 Hari Menulis Cerita ini, tentu aku pun punya kesan tersendiri selama menjalani program ini, terlebih ini adalah hari terakhir dan tulisan terakhirku untuk #KUBBU30HMC ini.

Salah satu kesan yang aku rasakan adalah bangga. Ya, aku bangga dengan diriku sendiri. Meski sekilas program menulis 30 hari ini terlihat gampang, namun setelah dijalanim memangtidak segampang yang dipikirkan namun juga tidak serumit yang dibayangkan. Butuh komitmen agar selalu bisa konsisten menulis setiap hari di sela kesibukan lain yang tentu sangat menyita waktu.

Namun aku juga merasa sangat bersyukur dengan adanya program ini, karena setelah 30 hari berlalu aku kagum dengan kemampuan diriku sendiri.

Ternyata memang benar bahwa kita tidak akan tahu sejauh mana kemampuan kita sebelum kita mencoba melakukan sesuatu untuk mengujinya.

Kadang banyak hal yang menurut kita tidak mampu kita lakukan, tapi ternyata setelah dicoba, kita bukan hanya mampu, tapi bisa melakukannya dengan sangat baik.

Manusia kebanyakan menduga-duga. Banyak yang terjebak pada logika dan pemikiran tanpa pembuktian. Ketika diberikan tugas, kita kadang langsung mengambil kesimpulan bahwa kita tidak mampu melakukan, padahal sebenarnya kita hanya belum mencoba.

Bukankah kita hanya akan tahu ketika sudah mencoba?

Banyak hal yang kadang kita pikirkan terlalu rumit hingga membatasi kreatifitas kita dan akhirnya tidak melakukan apa-apa. Kita hanya terkendala oleh pikiran-pikiran negatif yang kita ciptakan sendiri.

Setelah menulis secara konsisten selama 30 hari serta komitmen untuk selalu tepat waktu, aku juga menemukan sisi baru dari diriku.

Di sela-sela kesibukan mengerjakan pekerjaan utama di kantor, ternyata aku masih bisa menyisihkan waktu untuk lebih produktif menulis.

Ingat ungkapan, “Tidak ada yang namanya tidak ada waktu, ini semua hanya tentang prioritas.” Karena setiap orang diberi waktu yang sama selama 24 jam/hari. Jika orang lain bisa menghasilkan lebih banyak karya dengan waktu yang sama, kenapa kita tidak?

Mungkin yang terjadi kepada kita selama ini sebenarnya hanyalah kita tidak bisa memprioritaskan apa yang harus kita kerjakan terlebih dahulu.

Written by

Yulia Gumay

Assalamu'alaikum ...

Halo, Saya Yulia.
Mba-mba kantoran yang cinta Traveling. Suka masak, tapi ngga suka makan.

Apa yang saya posting di blog ini merupakan tulisan pribadi saya kecuali jika saya menyebutkan sumber lainnya. Di sini Anda akan menemukan sesuatu yang mungkin penting dan tidak penting. Tapi saya tetap berharap ada manfaat yang Anda dapat meski mungkin keberadaan Anda di sini karena tersesat.

Terima kasih banyak sudah berkunjung. Lain waktu datang lagi yaaa!!! :D